Mengenalkan Matematika untuk Anak Kecil

Mengenalkan Matematika untuk Anak

Pengalaman saya pribadi, saya punya anak kecil yang masih duduk di Bangku TK Besar, di sana sudah di ajari calistung. Suatu ketika saya tanya kepada anak saya sudah bisa apa untuk pelajaran hitung-menghitungnya, jawabnya masih diajari tentang penjumlahan dan pengurangan.

Kemudian saya tanya tentang penjumlahan angka di bawah 50 alhamdulillah agak lancar, yang susah masalah pengurangan karena menurutnya masih menemui kesulitan, mungkin susahnya bagaimana membayangkan angka sekian dikurangi sekian.

Kalau saya secara pribadi tidak mempermasalahkan untuk masalah pembelajaran calistungnya, pikir saya kalau anaknya bisa ya syukur kalau tidak ya tidak apa-apa kan masih kecil. Mengapa saya bilang demikian, karena nantinya di tingkat atasnya baik SD/MINnya akan ketemu pelajaran hitung-hitungan juga
 

Akhirnya saya malah tertantang bagaimana supaya anak saya suka hitung-hitungan tapi tanpa memaksakannya untuk menyukai pelajaran tersebut.

Ada satu hal yang disukai oleh semua umur yaitu bernyanyi atau nyanyian, apalagi anak kecil pasti banyak yang suka lagu anak-anak. Dari itu saya pilih salah satu lagu anak-anak yang berjudul Tek Kotek Kotek yang beberapa teknya saya ubah, saya sesuaikan dengan kemampuan berhitung anak saya

Misalkan teksnya

Tek kotek kotek kotek, anak ayam turun berkotek. Tek kotek kotek kotek, anak ayam turun berkotek.”

Untuk pengurangan, kita tinggal melanjutkan

Anak ayam turunlah empat mati satu tinggallah tiga, anak ayam turunlah tiga mati satu tinggallah dua.”

Setelah anak kita beri pengertian akhirnya, alhamdulillah dapat melanjutkan, misalkan

Anak ayam turunlah tujuh, mati satu tinggallah ….. ,” dia bilang enam

Anak ayam turunlah enam, mati satu tinggallah …. ,” ia bilang lima. Dari sini pikir saya kelihatannya dapat dieksplorasi, wah ternyata benar

Anak ayam turunlan tujuh, mati dua tinggallah …. ,” ia jawab lima

Anak ayam turun delapan, mati tiga tinggallah …. ,” lima jawabnya

Anak ayam turun delapan, mati empat tinggallah …. ,” ia jawab empat demikian seterusnya.

Untuk penjumlahan tinggal kita sesuaikan saja akhirnya, alhamdulillah kemampuan berhitungnya jadi tambah lancar, padahal ngajarinya tadi lewat nyanyian sedikitpun tidak ada yang saya tuliskan di buku maupun di whiteboard cuma dengan mendengarkan nyanyian ternyata daya nalarnya anak mulai muncul sedikik demi sedikit, sekali ngajari langsung bisa.

Anda bisa mencobanya apabila cocok untuk buah hati anda yang mengalami kesulitan dalam urusan hitung menghitung.

Tentang ahmadthohir1089

Nama saya Ahmad Thohir, asli orang Purwodadi lahir di Grobogan 02 Februari 1980. Pendidikan : Tingkat dasar lulus dari MI Nahdlatut Thullab di desa Manggarwetan,kecamatan Godong lulus tahun 1993. dan untuk tingkat menengah saya tempuh di MTs Nahdlatut Thullab Manggar Wetan lulus tahun 1996. Sedang untuk tingkat SMA saya menamatkannya di MA Futuhiyyah-2 Mranggen, Demak lulus tahun 1999. Setelah itu saya Kuliah di IKIP PGRI Semarang pada fakultas FPMIPA Pendidikan Matematika lulus tahun 2004. Pekerjaan : Sebagai guru (PNS DPK Kemenag) mapel matematika di MA Futuhiyah Jeketro, Gubug. Pengalaman mengajar : 1. GTT di MTs Miftahul Mubtadiin Tambakan Gubug tahun 2003 s/d 2005 2. GTT di SMK Negeri 3 Semarang 2005 s/d 2009 3. GT di MA Futuhiyah Jeketro Gubug sejak 1 September 2009
Pos ini dipublikasikan di Matematika. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s